Persani Selenggarakan Penataran Wasit Senam Artistik Putra/Putri

JAKARTA: Atlit, pelatih dan wasit harus bersinergi dengan baik sehingga perkembangan cabang olahraga senam bisa yerus meningkatkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, kata Ilya Avianti, Ketua Umum Persatuan Senam Indonesia ( Persani), hari ini (1/8).

“Dalam hal ini kemampuan wasit untuk memahami regulasi-regulasi internasional sangat dibutuhkan dalam setiap siklus periode pertandingan,” ujarnya saat membuka Penataran Wasit Senam Artistik Putra di Hotel Cordela, Jakarta.

Kegiatan yang diikuti oleh 72 peserta dari 13 provinsi ini berlangsung dari 1-6 Agustus dengan expert artistik putri Eva Butar Butar, Fransisca Januarumi. Sementara expert artistik putra oleh Agus Darrmawan, Lulu Manurung dan Endriadi.

Ketua panitia,  Andre  Supeno mengatakan penataran wasit selain menjadi agenda utama bagian litbang juga untuk meningkatkan jumlah wasit senam nasional ke tingkat internasional.

“Dalam setengah tahun pertama 2017 atlit senam Indonesia sudah merajai kejuaraan internasional. Oleh karena itu kehadiran wasit-wasit Inonesia di kompetisi internasional dibutuhkan,” kata Andre Supeno.

Penataran wasit senam artistik putra

Penataran wasit senam artistik putra

Sekjen Persani, M. Riyanto mengatakan bahwa kebangkitan senam Indonesia di berbagai kompetisi internasional memang membanggakan setelah selama 10 tahun terakhir senam vakum dalam mengukir prestasi di dunia internasional.

“ Cabor senam sekarang mulai menggeliat bangkit untuk capaian prestasi dengan segala keterbatasan  yang ada. Pada 1 Mei 2017, di event Islamic Solidarity Games, tim artistik putri raih 2 Perunggu dan putra raih satu emas,” kata Riyanto.

Prestasi membanggakan lainnya pada  2 Juli 2017 di arena 9th Asean School Games tim artisttik click here putri  meraih satu emas, satu perunggu dan tim artistik putra juga mendapatkan satu perunggu. Dalam Asean Championship di Bangkok,  tim artistik putri raih dua emas dan tim putra meraih 4 medali emas.

Dian Arifin, ketua Binpres Persani mengatakan kebangkitan senam Indonesia tak lepas dari kepengurusan di internal Pengurus Besar ( PB)  Persani saat ini yang sudah membaik.

“Begitu pula hubungan komunikasi antar pimpinan juga berjalan sangat baik sehingga mempengaruhi tekad meraih target-target medali emas. Dukungan terhadap Binpres dan Litbang seperti penataran wasit yang tengah berlangsung sangat mempengaruhi pencapaian hasil,” kata Dian Arifin.

Ita Juliati, Ketua I PB Persani mengatakan prestasi senam Indonesia yang sudah menggeliat diharapkan terus terbangun bahkan berlari meraih prestasi, mengejar ketertinggalan.

Ketua I PB Persani, Ita Juliati yang juga CEO Alita Group ( keempat dari kanan) bersama Ketua panitia penyelenggara penataran, Andre Supeno ( kanan) dan para pemberi materi.

Ketua I PB Persani, Ita Juliati yang juga CEO Alita Group ( keempat dari kanan) bersama Ketua panitia penyelenggara penataran, Andre Supeno ( kanan) dan para pemberi materi.

“Kita harus merebut posisi Indonesia yang  pernah berjaya dimasa lalu.Uang saja tidak cukup, tanpa support, kerja keras dan terutama visi kita bersama yang bertujuan mengharumkan kembali Senam Indonesia mustahil prestasi bisa diraih,”

Menyinggung penataran wasit,  Ita menyambut baik kegiatan penataran karena semua pelatih senam harus memahami masalah perwasitan. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan mengadakan workshop untuk kesiapan PB Persani mengikuti Asian Games 2018.