Pesenam Rifda Irfanalufti meraih medali perak di nomor lantai SEA Games 2015

SINGAPURA: Pesenam artistik putri, Rifda Irfanalufti berhasil meraih medali perak di nomor lantai. Berlomba di Bishan Sport Hall, Rabu (10/6/2015), Rifda yang meraih total poin 13.700 kalah bersaing dengan pesenam Malaysia, Farah Ann Abdul Hadi yang berhak atas medali emas dengan poin 13.733. sedangkan medali perunggu diraih pesenam Vietnam, Phan Thi Ha Thanh yang meraih poin 13.433.

“Sehari sebelumnya, Rifda yang masuk final nomor individual putri pada  9/6/2015 gagal memperoleh medali di nomor kuda-kuda lompat, tapi besoknya, Rabu, dari dua nomor pertandingan dia lolos dan meraih medali perak di nomor senam lantai,” ungkap Dian Arifiin, jurubicara Persatuan Senam Seluruh Indonesia ( Persani).

Rifda mengatakan dukungan orangtua dan keluarga terutama mama yang terus mendampinginya dalam berbagai pertandingan memang sangat berarti. Sang Ayah juga sibuk mendokumentasikan semua kelenturan tubuhnya di nomor-nomor senam yang diikuti melalui kamera videonya.

Rifda yang baru berumur 16 tahun dan pertama berlaga di arena SEA Games ini bertekad untuk terus meningkatkan prestasinya di arena laga lainnya seperti  Asian Games 2018 dengan target pribadi meraih medali emas.

Pelatih senam Eva Butar-butar menyatakan puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya karena Rifda menjadi satu-satunya atlet senam yang bisa membawa pulang click here medali dari cabang olahraga senam.

Selain itu lawan-lawan Rifda di ajang SEA Games ini sudah punya pengalaman tanding yang lebih tinggi di tingkat dunia. Atlet senam Malaysia Farah Ann Abdul Hadi yang berhak atas medali emas selain telah berusia 23 tahun juga mendapatkan pemusatan latihan selama setahun di Amerika Serikat.

“Rifda baru berusia 16 tahun, hanya sempat latihan sebulan di Doha. Qatar, sebelum ke SEA Games Singapura. Lawan-lawannya  punya jam terbang tinggi tapi hanya meraih medali perunggu jadi peluang Rifda untuk mendulang emas di ajang-ajang pertandingan lainnya seperti Asian Games 2018 sangat besar,” kata Eva Butar-Butar

Menurut Eva, sebelum bertanding di arena SEA Games, Rifda menjalani latihan sedikitnya 25 jam per minggu di Pelatnas Raden Inten, milik Pemda DKI Jakarta.Pihaknya akan terus melatih dan menambahkan gerakan-gerakan sehingga Rifda bisa lebih sempurna dalam melakukan nomor-nomor senam.

Ita Juliati, Wakil Ketua III PB Persani yang terus mendampingi para atlet berlaga sejak hari pertama cabang olahraga senam berlaga di Bishan Sport Hall mengatakan pengurus pusat Persani akan mencari perusahaan-perusahaan swasta yang mau menjadi bapak angkat sehingga atlet senam bisa memiliki pengalama pelatihan dan pertandingan yang lebih beragam serta berkualitas. (hss)