Direktur Eksekutif Pertamina Terpilih Jadi Ketum PB Persani

Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PB Persani), Sabtu (27/9/2014) dalam Kongres XI memilih secara aklamasi Nina Nurlina Pramono, Direktur Eksekutif Pertamina Foundation. Ia terpilih sebagai Ketua Umum Persani periode 2014-2018 karena perhatiannya terhadap pembinaan karakter ibu dan anak melalui bidang olahraga. Sejak 2006, alumni Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) ini telah merintis Pertamina Learning Centre sebagai lembaga pendidikan perusahaan.

Melalui anak perusahaan itu, dia telah merintis berbagai program inovatif dalam kaitannya dengan pembinaan karakter kepemimpinan dan pendidikan ramah lingkungan seperti program good corporate governance dan sobat bumi. Kini, bidang perhatiannya juga merambah ke ranah olahraga prestasi. Program yang pernah dirintis ialah Pertamina Soccer School. PSS merupakan program yang diinisiasi untuk mencari bibit unggul yang berbakat dan berminat menjadi pemain muda sepak bola berprestasi.

Menyadari pentingnya senam sebagai dasar dari semua cabang olahraga, Nina Nurlina click here pun mengiyakan untuk diminta secara aklamasi menjadi ketua umum. “Saya siap membantu Persani dalam meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia. Sebagai ketua, saya hanya ingin lebih sering dan lebih banyak mendengarkan masukan dan kritik dari para pengurus harian sebab sesungguhnya mereka lebih paham dengan hambatan dan peluang yang ada dalam dunia persenaman Indonesia,” lanjut Nina.

Usai pemilihan berakhir Sabtu sore (27/9/2014), para pengurus propinsi se-Indonesia yang hadir diajak bersilaturahim di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan. Di sana, pengprov dijamu dengan makan malam dalam suasana penuh keakraban bersama keluarganya. Lulu Manurung, delegasi pengprov asal Jambi mengatakan bahwa tampaknya ketua baru Persani berpengalaman dan peduli dengan peningkatan prestasi olahraga negeri ini. “Saya mendukung kepemimpinan Bu Nina karena pengalamannya memanajemen sejumlah proyek membuktikan kepiawaiannya merangkul tim kerja. Kini yang harus terus dikawal ialah komitmennya,” ucapnya. [by/az]